]]>
skip to main | skip to sidebar | skip to search | skip to extra navigation
I'll be blogging more frequently at Dani Iswara .Net.

Thursday, February 14, 2008

Tips Menulis Penyakit di Blog Kesehatan

Sudah banyak yang menulis informasi dan tips tentang suatu penyakit di blog kesehatan.
Lalu kita tidak perlu lagi menulisnya?
Ilmu pengetahuan selalu berkembang. Bahkan kadang jauh lebih cepat dari kemampuan kita untuk mengetahui maupun mengadaptasinya.

Hasil pencarian di mesin pencari mungkin mengalami duplikasi dengan bahasa dan cara penulisan yang berbeda.

Format penyampaian untuk pasien dan praktisi kesehatan/kedokteran tentu berbeda.


Tips format penyampaian informasi penyakit yang ditujukan kepada pasien atau awam, setidaknya memuat:
  • Menggunakan judul yang menarik tapi kompetitif dan tidak duplikasi (perlu riset mesin pencari[?])
  • Pengertian istilah penyakitnya (semacam pendahuluan)
  • Sebutan lain penyakit (sinonim) menurut bahasa pasien atau bahasa daerahnya yang dapat berfungsi sebagai kata kunci pencarian informasi kesehatan
  • Yang dialami, dirasakan atau diderita pasien (gejala dan tanda)
  • Kemungkinan penyebab penyakit (kausa)
  • Kapan harus ke dokter terdekat, langsung ke spesialis atau segera ke rumah sakit
  • Daftar pertanyaan yang sebaiknya ditanyakan saat konsultasi ke dokter (sebagian dapat mengacu pada tips ini)
  • Yang mungkin terjadi jika tidak diobati segera (komplikasi)
  • Pemeriksaan kesehatan/kedokteran yang mungkin dianjurkan dokter
  • Nama penyakit yang diderita dan kemungkinan penyakit lain menurut istilah medis (diagnosis dan diagnosis banding) & pasien
  • Pengobatan dan perawatan yang dianjurkan
  • Upaya pencegahan yang dapat dilakukan
  • Upaya perawatan pribadi yang dapat dilakukan di rumah (home care/self care)
  • Tindak lanjut pengobatan/perawatan (follow-up)
  • Menyertakan info atau taut gambar/foto/animasi/video (multimedia) untuk memperjelas gambaran penyakit
  • Menyertakan berkas/dokumen edisi cetak (mis. berupa pdf, buku saku) yang dapat diunduh bagi pasien
  • Jika merupakan pesan sponsor, ditulis pula keterangan bahwa tulisan tersebut berhubungan dengan sponsor tertentu
  • Jika bukan ditulis oleh pekerja kesehatan/kedokteran, sebaiknya mencantumkan siapa ahli kesehatan/kedokteran yang mereview atau editornya
  • Memuat keterangan pemutakhiran/pembaharuan terakhir
  • Lebih baik lagi jika mencantumkan referensi yang digunakan
  • Tulisan di blog ditampilkan dengan ringkas untuk mempermudah pembaca menemukan informasi dengan cepat (fast scannable; mis. menu navigasi, pembagian judul dan sub judul, membuat daftar)
  • Jika dirasa terlalu panjang, dapat dipecah menjadi beberapa halaman/tulisan
Contoh penulisan dan tampilan dapat dilihat di beberapa situs kesehatan terbaik.

Tips lain yang terkait:

Labels: ,

posted by Dani Iswara at . | | Print