]]>
skip to main | skip to sidebar | skip to search | skip to extra navigation
I'll be blogging more frequently at Dani Iswara .Net.

Friday, February 8, 2008

Jangan Menulis Blog Kedokteran

Ya. Di tengah ajakan membuat blog dan menulis blog, coretan kali ini malah menganjurkan untuk jangan menulis blog. Dalam hal ini blog yang memuat pernak-pernik kedokteran.

Apa ada yang salah dengan menulis blog kedokteran?


Alasannya:
  • Sudah cukup banyak tulisan kesehatan/kedokteran di Internet. Hampir semua penyakit sudah ada yang menulisnya. Apakah sampai perlu menulis kasus penyakit langka seperti Hypomelanosis of Ito?
  • Saat ditanya tentang suatu penyakit, dokter anda akan makin malas menerangkannya. Tapi malah hanya menyebutkan URL tulisan di blognya..
  • Pasien tidak mau diberi pengobatan tertentu karena membaca tulisan efek samping obat tersebut di blog dokter
  • Pasien ngeyel di ruang praktik dokter setelah membaca tulisan hasil penelitian kedokteran terbaru di blog dokter (terutama yang langganan PubMed)
  • Jangan menulis malpraktik dokter di blog. Karena bisa menimpa siapa saja termasuk dokter sendiri..
  • Jangan lupa jika dokter memang memilih anonim..hati-hati dengan identitas nama, lokasi dan waktu. Karena tulisan anda akan tersimpan di Internet dalam jangka waktu lama dan dapat diakses siapa saja. Bisa pula dibaca atasan anak anda atau pimpinan instansi kesehatan tempat cucu anda bekerja. Nanti malah menghambat karirnya gara-gara tulisan anda..kata-kata bisa setajam silet..
  • Mending menulis promosi obat saja, siapa tahu bisa jadi seperti paid blogging plus pakai medical SEO, sehingga para pemasar obat tidak perlu menyita waktu kerja dokter di rumah sakit dan praktik dokter atau menunggu hingga praktik dokter selesai malam harinya
Tulisan ini dibuat bukan karena kehabisan ide menulis blog..

Labels: ,

posted by Dani Iswara at . | | Print