]]>
skip to main | skip to sidebar | skip to search | skip to extra navigation
I'll be blogging more frequently at Dani Iswara .Net.

Friday, April 13, 2007

Gaya Menulis Blog

Saat mencari di Google dengan kata kunci gaya menulis blog, saya hanya menelusuri 2 halaman pertama saja. Terdapat beberapa temuan yang menurut saya menarik.


Dari Refleksi dan Blog Tutorial, memuat Tip Menulis Blog. Saya mencatat ada tiga hal penting yang dikemukakan:
  1. Jangan pernah menyontek tulisan orang
  2. Tulis topik yg Anda suka
  3. Mengutip tulisan di blog lain dg Live Link.
Om Budi Putra lewat tulisan Tips Ngeblog buat Pemula (7): Content Gaya Penulisan, mengutip tulisan Jonathan dari buku The Rough Guide to Blogging: Navigate the Blogosphere (London: Rough Guides Ltd, Oktober 2006) hal-80-81. Lima gaya penulisan itu:
  1. Menghibur
  2. Informatif
  3. Inspirasional
  4. Berselera humor
  5. Mudah diingat.
Pak Guru Urip pernah mengutarakan Bagaimana saudara menulis. Beliau ini teramat sangat lancar ide menulisnya sampai saya teringat tulisan beliau tentang Teori Berak dalam Menulis yang dikutip dari Mengapa Menulis sangat Mudah (taut lama). Telusuri taut baru di Kategori: Menulis sangat Mudah.

Gaya dan tips menulis blog seperti di atas sangat pantas untuk ditiru.

Saya hanya akan menambahkan sedikit lagi:
  1. Sumber tulisan
    Kisah nyata (coba kunjungi blog milik Bang Arif Kurniawan).
    Berita terkini dengan sudut pandang pandang tertentu (mis. Lumpur Lapindo, Garuda jatuh, STPDN, IPDN).
    Narsis (tentang penulis sendiri, 'berbau' kejujuran).
  2. Topik tulisan
    Spesifik / tidak; tentang tutorial (mis. tutorial pemula blog), how to, panduan, tip (mis. 10 tip ngeblog dengan Blogspot), trik (mis. 10 trik mempercepat Ubuntu), review (mis. review ponsel terbaru), teknologi (tulisan topik spesifik itu sering disebutkan sebagai topik laris; lebih baik lagi jika disertakan berkas pdf yang bisa diunduh, terutama untuk tutorial yang panjang), foto (laris juga..apalagi jika...), agama, politik, dll.
    Umum (lebih bebas memilih topik).
  3. Panjang / pendek tulisan
    Tulisan pendek mungkin lebih nyaman dibaca dan dicerna (melelahkan menatap layar komputer, 'di warnet nih..', 'memangnya cuman baca blog itu aja..').
    Tulisan panjang dengan taut untuk menunjang analisis juga menarik (jika sudah memiliki pengunjung setia, mis. W a d e h e l, Priyadi's Place).
  4. Bahasa
    Ada yang konsisten dengan Bahasa Indonesia baku (EYD), mis. Jay adalah Yulian, #direktif (meta bahasa jelas:"id"; 'susah juga euy..').
    Ada juga dengan bahasa gaul, Bahasa Indonesia sehari-hari, bahasa daerah, Inggris, bahasa medis, atau campuran lainnya (agak merugikan dari sisi meta bahasa bagi yang ngeblog dengan Bahasa Indonesia dan Inggris campuran).
Sejalan dengan pengalaman, anda akan menemukan gaya menulis blog yang sesuai...

Labels: , ,

posted by Dani Iswara at . | | Print